Sedikit Info Seputar
Sistem Pengapian Pada Mesin Dingin
Terbaru 2017
- Hay gaes kali ini team download aplikasi android apk full version gratis, kali ini akan membahas artikel dengan judul Sistem Pengapian Pada Mesin Dingin, kami selaku Team download aplikasi android apk full version gratis telah mempersiapkan artikel ini untuk sobat sobat yang menyukai download aplikasi android apk full version gratis. semoga isi postingan tentang
Artikel Otomotif, yang saya posting kali ini dapat dipahami dengan mudah serta memberi manfa'at bagi kalian semua, walaupun tidak sempurna setidaknya artikel kami memberi sedikit informasi kepada kalian semua. ok langsung simak aja sob
Judul:
Berbagi Info Seputar
Sistem Pengapian Pada Mesin Dingin
Terbaru
link: Sistem Pengapian Pada Mesin Dingin
Berbagi Sistem Pengapian Pada Mesin Dingin Terbaru dan Terlengkap 2017
- Kunci Busi
- Obeng (-) dan (+)
- Fuller gauge
- Avo meter
- Hydro meter
- Tang
- Kompresi tester
- Vacuum tester
- Siapkan alat dan bahan di atas
- Periksa baterai secara visual terlebih dahulu dengan cara melihat bentuk casing baterai, apakah ada retak atau tidak. Kemudian lihat kondisi terminal positif dan negatif baterai apakah ada kerak yang tentunya mengganggu, jadi segera bersihkan kerak tersebut
- Periksa berat jenis baterai menggunakan hydro meter. Berat jenis elektrolit dalam batera tiap sel harus berada antara 1,260 – 1,280
- Periksa tegangan baterai, minimal 12 volt dan maksimal 12,6 volt
- Periksa tahanan ignition coil primer dan sekunder
- Spesifikasi tahanan pada ignition coil primer :
Dingin : 1,35-2,09 ohm
Panas : 1,71 – 2,46 ohm - Spesifikasi tahananan ignition coil sekunder :
Dingin : 8,5 – 14.5 Kilo Ohm
Panas : 10,7 – 17,1 Kilo Ohm - Pengecekan kabel tegangan tinggi atau HTC (High Tension Cords). Spesifikasinya tahanan kabelnya kurang dari 25 Kilo Ohm per kabel
- Kemudian lepas tutup distributor dan periksa kondisi rotor serta periksa tutup distributor secara visual
- Kemudian cek kondisi dan celah platina. Spesifikasinya 0,40 mm untuk celah platina
- Lalu cek vacuum advencer. Jika ada gerakan pada vacuum advancer berarti kondisinya masih bagus
- Kemudian cek kondisi governoor advancer dengan cara memutar rotor searah jarum jam lalu lepaskan atau bebaskan dan bila rotor kembali maka goveernoor advancer masih baik
| No | Jenis Pemeriksaan | Spesifikasi | Hasil | Kesimpulan Awal |
| 1 | Berat jenis elektrolit : Sel 1 | 1,260-1,280 | 1,240 | Berat jenis cairan elektrolit ada yang tidak memenuhi spesifikasi dan harus ditambah air suling atau di cas. |
| Sel 2 | 1,230 | |||
| Sel 3 | 1,230 | |||
| Sel 4 | 1,230 | |||
| Sel 5 | 1,240 | |||
| Sel 6 | 1,230 | |||
| | Terminal baterai | Bersih dari kerak | Baik | Terminal baterai masih baik dan tidak perlu disikat dengan sikat baja |
| | Ignition Coil Primer | 1,35 – 2,09 | 1,5 ohm | Kumparan primer tidak sesuai dengan spesifikasi |
| | Ignition coil sekunder | 8,5-114,5 Kilo Ohm | 8 Kilo Ohm | Kumparan sekunder tidak memenuhi spesifikasi |
| | Rotor | Baik secara visual | Baik | Baik |
| | Vacuum advancer | Vacuum advancer tidak dapat bergerak | Jelek | Vacuum advancer tidak bekerja |
| | Governoorr Advancer | Ketika rotor diputar searah jarum jam maka setelah rotor dibebaskan dapat kembali ke posisi awal | Baik | Governoor advancer masih baik |
| | Busi 1 | Celah : 0,40 mm | Jelek | Busi banyak yang tidak memenuhi spesifikasi |
| Busi 2 | Jelek | |||
| Busi 3 | Jelek | |||
| Busi 4 | Jelek |












