Sedikit Info Seputar
Cara Budidaya Lebah Madu Terlangkap
Terbaru 2017
- Hay gaes kali ini team download aplikasi android apk full version gratis, kali ini akan membahas artikel dengan judul Cara Budidaya Lebah Madu Terlangkap, kami selaku Team download aplikasi android apk full version gratis telah mempersiapkan artikel ini untuk sobat sobat yang menyukai download aplikasi android apk full version gratis. semoga isi postingan tentang
Artikel Agribisnis,
Artikel budidaya,
Artikel Peternakan, yang saya posting kali ini dapat dipahami dengan mudah serta memberi manfa'at bagi kalian semua, walaupun tidak sempurna setidaknya artikel kami memberi sedikit informasi kepada kalian semua. ok langsung simak aja sob
Judul:
Berbagi Info Seputar
Cara Budidaya Lebah Madu Terlangkap
Terbaru
link: Cara Budidaya Lebah Madu Terlangkap
Berbagi Cara Budidaya Lebah Madu Terlangkap Terbaru dan Terlengkap 2017
Indonesia termasuk wilayah yang memiliki udara sub tropis, sangat ideal untuk membudidayakan lebah madu, karena rata-rata suhu udara nya 26 - 35oC. Sedangkan untuk dataran yang ketinggiannya di atas 1.000 meter dari permukaan laut kurang cocok untuk pembudidayaan lebah, karena suhu udaranya dibawah 15oC. Kondisi ini akan menyebabkan lebah malas keluar sarang dan memilih bermain-main di dalam sarang, yang akan mengakibatkan kekurangan bahan makanan karena lebah pekerja (betina) enggan mencari nektar dan tepung sari. Dataran yang cocok untuk beternak lebah madu ini adalah dil lereng pegunungan atau dataran tinggi yang bersuhu normal (di atas 25oC).
Lokasi yang disukai lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian dan banyak terdapat bunga sebagai pakannya. Ketersediaan bunga sebagai pakan alami lebah sangat berpengaruh terhadap hasil produksi madu. Untuk iti alangkah baiknya jika disekitar tempat budidaya di tanam berbagai bunga sebagai pakan lebah.
Untuk mengatahui lebah madu lebih detail baca : Mengenal Jenis Jenis Lebah Penghasil Madu
Tahapan Budidaya Lebah Madu
Dalam pembudidayaan lebah madu yang perlu dipersiapkan yaitu: Lokasi budidaya, kandang lebah modern (stup), pakaian kerja dan peralatan Syarat yang utama yang harus yang dipenuhi dalam budidaya lebah adalah ada seekor ratu lebah dan ribuan ekor lebah pekerja serta lebah jantan. Dalam satu koloni tidak boleh lebih dari satu ratu karena antar ratu akan saling bunuh untuk memimpin koloni.
1. Pembuatan Kandang Lebah (stup)
Stup atau kandang lebah berbentuk kotak yang didalamnya ddiletakkan frame/sisiran madu yang fungsinya untuk meletakkan madu dan larva lebah. Bahan baku pembuatan kandang lebah yaitu dari papan kayu yang kokoh yang dapat manjaga agar suhu didalam stup stabil dan dadpt melindungi dari perubahan cuaca seperti hujan, panas, dan angin. Kemudian stup diletakkan diatas pohon atau dipaku pada balok kay yang agak tinggi.
a. Dasar Peti Lebah
- Panjang = 34,0 cm
- Lebar = 18,0 cm
- Tinggi = 7,5 cm
- Tebal Papan = 1,5 cm
b. Bingkai (Tempat Sisiran Madu/Frame)
- Panjang bagian atas dengan tonjolannya = 43,0 cm
- Panjang bagian bawah = 30,0 cm
- Lebar = 2,0 cm Tinggi = 13.0 cm
- Tebal kayu penggantung = 1,5 cm
- Tebal kayu penguat = 0,5 cm
Peralatan lain yang digunakan dalam budidaya lebah terdiri dari: masker, pakaian kerja dan sarung tangan, pengasap, penyekat ratu, sangkar ratu, sapu dan sikat, tempat makan, pondamen sarang, alat-alat kecil, peralatan berternak ratu dan lain-lain.
2. Pembibitan
a. Pemilihan Bibit dan Calon Induk
Lebah yang baru dibeli dirawat khusus. Satu hari setelah dibeli, ratu dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam stup yang telah disiapkan. Selama 6 hari lebah-lebah tersebut tidak dapat diganggu karena masih pada masa adaptasi sehingga lebih peka terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan. Setelah itu baru dapat dilaksanakan untuk perawatan dan pemeliharaan rutin.
Pemuliabiakan pada lebah adalah menciptakan ratu baru sebagai upaya pengembangan koloni. Cara yang sudah umum dilaksanakan adalah dengan pembuatan mangkokan buatan untuk calon ratu yang diletakkan dalam sisiran. Tetapi sekarang ini sudah dikembangkan inseminasi buatan pada ratu lebah untuk mendapatkan calon ratu dan lebah pekerja unggul.
3. Reproduksi dan Perkawinan
Proses Perkawinan terjadi diawali musim bunga. Ratu lebah terbang keluar sarang diikuti oleh semua pejantan yang akan mengawininya. Perkawinan terjadi di udara, setelah perkawinan pejantan akan mati dan sperma akan disimpan dalam spermatheca (kantung sperma) yang terdapat pada ratu lebah kemudian ratu kembali ke sarang. Selama perkawinan lebah pekerja menyiapkan sarang untuk ratu bertelur.
4. Proses Penetasan
Setelah kawin, lebah ratu akan mengelilingi sarang untuk mencari sel-sel yang masih kosong dalam sisiran. Sebutir telur diletakkan di dasar sel. Tabung sel yang telah yang berisi telur akan diisi madu dan tepung sari oleh lebah pekerja dan setelah penuh akan ditutup lapisan tipis yang nantinya dapat ditembus oleh penghuni dewasa. Untuk mengeluarkan sebutir telur diperlukan waktu sekitar 0,5 menit, setelah mengeluarkan 30 butir telur, ratu akan istirahat 6 detik untuk makan. Jenis tabung sel dalam sisiran adalah:Selama dalam periode larva, larva-larva dalam tabung akan makan madu dan tepung sari sebanyak-banyaknya. Periode ini disebut masa aktif, kemudian larva menjadi kepompong (pupa). Pada masa kepompong lebah tidak makan dan minum, di masa ini terjadi perubahan dalam tubuh pupa untuk menjadi lebah sempurna. Setelah sempurna lebah akan keluar sel menjadi lebah muda sesuai asal selnya.
3. Pemeliharaan
a. Sanitasi Kandang lebah
Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Lebah
1. Penyakit
Di daerah tropis penyakit lebah jarang terjadi dibandingkan dengan daerah sub tropis/daerah beriklim salju. Iklim tropis merupakan penghalang terjalarnya penyakit lebah. Kelalaian kebersihan mendatangkan penyakit. Beberapa penyakit pada lebah dan penyebabnya antara lain:Penyebab: jamur Pericustis Apis. Jamur ini tumbuh pada tempayak dan menutupnya hingga mati.
Penyebab: jamur Aspergillus flavus Link ex Fr dan Aspergillus fumigatus Fress. Tempayak yang diserang berubah menjadi seperti batu yang keras.
Penyebab: telur ratu yang cacat dari dalam dan kesalahan pada ratu.
Penyebab: kutu Acarapis woodi Rennie yang hidup dalam batang tenggorokkan lebah hingga lebah mengalami kesulitan terbang.
Penyebab: Nosema Apis Zander yang hidup dalam perut lebah dan parasit Malpighamoeba mellificae Prell yang hidup dalam pembuluh malpighi lebah
dan akan menuju usus.
2. Hama
3. Cara Pencegahan
Cara mencegah serangan penyakit dan hama tindakan yang perlu adalah:
Pemanenan Madu
Artikel Terkait :
- Budidaya Lebah Klanceng
- Ciri dan Manfaat Madu lebah Klanceng
- Obat Herbal dari Produk Perlebahan
